Senin, 21 Juni 2010

Tips Praktis Melangsingkan Perut

Tips pertama adalah pola makan yang baik.

1. Jangan makan berlebihan. Ingat resep dari Rasulullah: ’1/3 untuk makanan, 1/3 untuk air, 1/3 untuk udara’ (itu maksimal lho). Jika melebihi itu, lama-lama lambung dan usus kita katanya bisa melar.

2. Prinsip ’energy in = energy out’. Energi yang terkandung dalam makanan yang kita asup tidak boleh lebih dari energi yang kita keluarkan. Karena itu, kebutuhan makan tiap orang memang berbeda-beda. Tergantung aktivitasnya. Pekerja berat seperti kuli bangunan, kuli angkut, dan petani pasti banyak kan makannya. Berbeda dengan seorang bos atau owner sebuah perusahaan yang mapan, yang biasa disebut sudah ’passive income’ (nggak kerja pun pundi-pundi uang terus mengalir ke sakunya). Untuk menerapkan prinsip ’energy in = energy out’ ini, ada cara praktis dari Rasulullah yaitu makanlah ketika merasa lapar dan berhentilah makan sebelum kekenyangan. Ini artinya kita mengikuti ritme tubuh kita. Kalau kita merasa lapar, itu berarti tubuh kita sedang butuh energi kan. Tapi, jangan sampai kekenyangan karena jika sampai kekenyangan berarti itu sudah melebihi kebutuhan. Ya kan?

3. Hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan-makanan berlemak tinggi, baik itu lemak hewani maupun lemak nabati. Demikian pula karbohidrat, jangan dikonsumsi secara berlebihan. Sesuaikan dengan kebutuhan (energy in = energy out). Sebagai gantinya, perbanyak mengkonsumsi makanan-makanan sumber protein, buah-buahan dan sayur-sayuran. Juga, jangan terlalu banyak mengkonsumsi minuman-minuman selain air putih, terutama yang manis-manis. Sebab, air putih katanya adalah minuman yang paling aman. Karena itu, banyak minum air putih katanya tidak apa-apa, maksudnya tidak berbahaya. Asalkan berlebihannya nggak kebangetan juga kan?

4. Banyak berpuasa sunnah. Tapi ingat, malamnya nggak boleh balas dendam. Kalau puasa tapi malamnya melahap makanan tanpa batas ya sama saja. Dan itu sepertinya pertanda kalau puasanya kurang ikhlas. Habis, pakai balas dendam segala sih…

Tips kedua adalah olahraga yang memadahi.

1. Lakukan olahraga ’super kardio-aerobik’, maksudnya adalah olahraga yang paling bikin jantung kita terpacu dan bikin kita tersengal-sengal seperti lari, renang, sepakbola, dan sebagainya. Katanya ini cara paling cepat untuk membakar lemak-lemak di tubuh kita. Makanya, nggak ada kan pelari maraton yang gemuk. Habis, semua lemaknya habis terbakar oleh ribuan kilo jalan yang ia lalui dengan berlari.

2. Lakukan olahraga penguatan otot-otot tubuh, terutama otot-otot perut (seperti sit-up, bentuk v, dsb). Yang lebih baik adalah pembentukan semua otot-otot tubuh secara merata, tidak hanya perut semata. Dan yang penting, repetisi alias keteraturannya. Jangan banyak tapi cuma sekali atau dua kali saja, habis itu nggak sama sekali. Lebih baik nggak terlalu banyak tapi teratur (asal jangan terlalu sedikit lho ya).

Tips ketiga adalah hindari stress. Konon, stress bisa menghasilkan hormon-hormon tubuh yang memicu kegemukan. Cara paling jitu untuk menghindari stress adalah dengan santapan-santapan ruhani seperti banyak berdoa, membaca Al-Qur’an, rajin shalat, banyak silaturahim, murah senyum, menjaga diri dari penyakit-penyakit hati, me-manage segala sesuatu dengan baik, dan mencari solusi yang rasional dan relijius bagi setiap permasalahan yang menimpa diri kita.

Terakhir, santai saja melakukan semua ini. Katanya, tubuh satu orang dengan orang yang lainnya berbeda-beda dalam karakternya untuk menyimpan lemak tubuh yang berlebihan. Ada yang menyimpannya pada seluruh bagian tubuh secara merata. Ada yang di bagian kaki. Dan yang banyak, katanya, adalah di bagian perut. Jadi kalau kita melakukan usaha pelangsingan tubuh, sangat bisa jadi yang terakhir kali menjadi langsing adalah perut kita. Soalnya, lemak di perut tuh katanya yang paling bandel. Tuh kan?

Tips Melangsingkan Tubuh

Anda Mendambakan bentuk tubuh langsing? Simak 9 cara berikut ini dan jangan lupa disiplin melakukannya.

1. Kurangi karbohidrat
Tak perlu menghilangkan daftar makanan berkarbohidrat dari menu sehari-hari Anda. Tapi pilihlah yang kandungannya paling minim, seperti kentang dari nasi. Atau pasta yang terbuat dari kacang-kacangan bukan dari gandum.

2. Sup sebagai snack
Jadikan sup, terutama yang mengandung banyak sayuran, sebagai pengganti snack. Penelitian di Pennsylvania State University membuktikan, sup sayuran lebih ampuh mengurangi berat badan daripada low fat snack.

3. Bersahabat dengan lemak
Menurut ahli nutrisi, Fiona Kirk, menyantap lemak tak jenuh 20 menit sebelum makan membuat otak berpikir bahwa Anda sudah kenyang sehingga Anda tidak ingin makan banyak saat jam makan.

4. Semprot minyak
Saat memasak, jangan menuang minyak sayur. Sebaiknya semprotkan saja minyak ke dalam wajan menggunakan oil spray. Cara ini dapat mengurangi kandungan lemak pada masakan. Lebih baik lagi menggunakan olive oil daripada minyak sayur.

5. 24 hours detox
Mau detoks alami secara cepat? Coba cara yang disarankan Theresa Cheung dalam bukunya The Lemon Juice Diet. Minum empat gelas lemonade sehari, yaitu minuman yang terbuat dari 2 sendok teh air perasan jeruk, sejumput chayenne pepper (banyak dijual di supermarket), 300 ml air putih, dan 2 sendok teh sirup apel. Diminum 30 menit sebelum sarapan, 10 menit sebelum snack pagi, 10 menit sebelum snack sore, dan 10 menit sebelum makan malam. Kalau perlu, bawa minuman ini ke kantor.

6. Green food
Perbanyak menyantap makanan hijau alias sayur dan buah-buahan. Bahkan, minum pula jus yang terbuat dari sayuran. Makanan ini hanya mengandung maksimal 54 kalori per porsi.

7. Minum probiotik
Bakteri baik sangat dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan imunitas tubuh. Maka itu, sebaiknya banyaklah mengonsumsi minuman probiotik yang dijual bebas. Kalau perlu, mengonsumsi pil probiotik yang dijual tanpa resep dokter.

8. Hindari pemanis buatan
Banyak orang menghindari gula dengan alasan diet. Untuk mengatasi kebutuhan akan rasa manis, gula diganti pemanis buatan. Padahal, menurut para ahli, minuman diet dan pemanis buatan justru akan membuat tubuh mendambakan gula asli. Maka itu, lebih baik menggunakan gula asli, tapi jumlahnya dikurangi.

9. Makan pepaya
Kandungan digistive enzymes (enzim pencerna makanan) buah yang satu ini lebih tinggi dibanding buah lain. Enzim ini membantu mengurangi perut kembung dan mengeluarkan lemak dari tubuh. Jadi mulailah perbanyak makan pepaya.